Syukur

Semilir angin menusuk kulitku hingga ke tulang
Ah ya, tak lupa kain jilbab ku yang berkibar bagaikan bendera

Aku suka ini, angin yang membuatku merasa terbang
Seakan memberiku mimpi, yang ingin segera aku nyatakan

Kuhirup udara dan perlahan ku lengkungkan bibir ini membentuk sebuah senyuman tulus

Tuhan, tak ada yang lebih sempurna dari apa yang engkau ciptakan

Terimakasih atas setiap hembusan yang engkau berikan
Terimakasih atas kesempatan untuk bermimpi
dan sisa-sisa waktu untuk mewujudkan
Sebelum antrian ini akan berakhir

Aku jatuh cinta pada setiap apa yang telah Engkau berikan pada dunia

Dari sini aku mengerti, bahwa tak ada yang lebih indah dari bersyukur..

-Ita/8-12-17

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Banda Neira

Sebuah Kisah Dan. Bagaimana, Lara?

Kisah Remaja