Mengubur Rasa
Hallo kamu!
Sudah lama sekali kita tidak bersua,
terakhir kalipun aku hanya berani menyapa lewat pesan singkat.
Maafkan aku,
terutama tentang ke-pengecutan ku ini.
Aku hanya tak ingin,
Aku akan lebih banyak merepotkanmu.
Kupikir, perginya aku pun tak membuatmu merasa kehilangan.
Sudah cukup.
Sudah cukup bukan?
Aku rasa, aku sudah cukup banyak membuatmu malu karena keberadaanku.
Dan karena,
Faktanya aku tak bisa lagi menutupi perasaanku.
Selama ini aku sudah berjuang untuk biasa saja, bahkan sampai mencoba untuk menghilangkan rasa ini.
Aku hanya, tahu diri.
Tapi nyatanya,
Perasaan tak dapat diatur.
Ia hadir sendiri, begitu saja tanpa pernah aku minta dan sulit kali untuk kuusir.
Tahu tidak?
Sampai saat ini rasaku tak berubah sedikitpun.
Tapi, aku hanya ingin membuatmu senang.
Lagi-lagi, aku takut membuatmu malu. Atau aku melukai diriku sendiri karena perasaan yang aku punya.
Aku sadar siapa aku, dan aku sadar siapa kamu.
Meskipun kata orang tak ada yg tak mungkin, tapi bagiku kamu adalah suatu kemustahilan.
Tenang saja.
Sebentar lagi,
Kita akan benar-benar berjarak.
Semoga hidupmu selalu bahagia.
Semoga kamu mendapatkan apa yang tlah kamu impikan dan cita-citakan.
Aku harap dengan jarak ini, aku bisa mengubur rasa itu hingga ia benar-benar hilang.
Aku harap dengan jarak ini, aku tak lagi sakit kala melihatmu memilih orang lain.
Dan semoga, kamu mengerti.
Bahwa ada sebagian yg mungkin saja kamu anggap biasa saja berarti bagi seseorang.
Nanti, jika tiba saatnya.
Semoga kamu mengetahui, sedetik saja bisa melihatmu
Aku sudah bahagia.
Apalagi jika melihatmu tersenyum.
Teruslah bahagia.
Komentar
Posting Komentar