Renung Malam

Kemarin, aku berbicara tentang diriku sendiri —ternyata tidak ada habisnya. Meski sudah lewat ratusan purnama hidup bersama dengan tubuh ini, kadangkala terlintas sejenak pertanyaan seperti, apakah aku sudah mengenal diriku sendiri? Kadangkala juga, aku sibuk menilai orang lain. Membandingkan banyak sekali dari mereka dengan diriku, lalu muncul bisikan seperti.. "wah enak ya jadi dia?" Padahal sekalipun aku kenal, aku tidak hidup di dalam dirinya dan aku bukan dia yang paling tau proses yang telah dijalani dalam hidupnya.


Lantas, bagaimana bisa aku mudah menilai hidup orang lain?


Berbicara tentang diriku sendiri membuat aku paham bahwa, masih banyak yang harus dibenahi untuk belajar dan terus memperbaiki diri. Tidak ada batasan, bahkan angka pun tak dapat jadi jaminan untuk menghitung. Ada banyak kondisi, yang tau cuma diri kita sendiri. Lalu, muncul lagi pertanyaan untuk diri,


"Sudah seberapa banyak syukurmu?"


i/21720

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Banda Neira

Sebuah Kisah Dan. Bagaimana, Lara?

Kisah Remaja