Tentang Kabar
Hai, apa kabar?
Ah kenapa kabar selalu jadi awal
dari sebuah pertemuan?
Padahal aku tau, kau tak baik-baik saja.
Padahal aku tau, kau sedang berjuang.
Rasanya tak ada hal yang bisa aku
pertanyakan untuk awal pertemuan
setelah lama tak jumpa.
Kau, selalu berusaha yang terbaik didepan
semua. Seolah senyum dapat melunturkan
beban yang menjulang.
Kalau-kalau kita bertemu lagi dan bibirku
tak mampu berucap, kuharap kau tau bahwa
hatiku sungguh memahami dirimu.
Tak perlu menjadi baik-baik saja, hanya karena tak semua orang bisa baik-baik saja.
Setidaknya, didepanku.
Menangislah jika perlu, sampai yang tersisa
hanya lega. Hidupmu bukan hanya tentang
bagaimana memahami orang lain, tapi juga
dirimu sendiri.
Komentar
Posting Komentar