Seekor Katak

Pagi buta kala matahari mulai menyapa, ada katak tua yang sendirian. Sesekali ia bersuara, sesekali matanya menatap jendela.

Manusia bilang, ia sedang menunggu tuannya datang padahal ia tak punya.

Katak itu terus menunggu tak kenal waktu, bersama capung di ujung ranting ia mengambil kesempatan untuk merayap —namun gagal.

Lantas ia melompat setinggi yang ia bisa dan terjatuh. Pada akhirnya, diam jadi satu-satunya jawaban yang ia punya.

Katak itu pun tak bergerak selaras suara yang hilang ditelan waktu.

i/031020

Komentar

  1. Apa yang mungkin membuat katak itu menunggu dan apa yang bisa kita pelajari dari pengalaman kesehariannya yang sederhana?
    Visit us Telkom University

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Banda Neira

Sebuah Kisah Dan. Bagaimana, Lara?

Kisah Remaja